Saturday, 1 June 2013

Perintah Wajib Berjilbab pada Muslimah

Assalamu'alaikum warohmatullahi wa barokatuh..


Kali ini mimin mergina ingin berbagi informasi mengenai perintah wajib berjilbab bagi wanita muslim. Perintah memakai jilbab yang hukumnya wajib ini tidaklah serta merta ada begitu saja. Melainkan ada sebab dan tujuan yang dimaksudkan oleh Allah ta'ala. Betapa dimuliakannya kedudukan wanita dalam islam, begitu banyak ayat-ayat dalam al-qur'an yang menjelaskan seluk beluk mengenai wanita.

Seperti beberapa ayat yang mimin kutip berikut :

‘Hai anak Adam, Sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan dan pakaian takwa itulah yang paling baik.’ [Qs. al-A'raaf 26]
#gerakanmenutupaurat

Hai nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena itu mereka tidak diganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’ [Qs. al-Ahzab : 59]

Dua ayat tersebut telah menjelaskan bagaimana seorang wanita muslim harus berpakaian. Ada beberapa hadist yang menjelaskan lebih rinci mengapa, apa dan bagaimana pada akhirnya Allah ta'ala mewajibkan 'jilbab'

Dikemukakan Said bin Manshur, Saad, Abd bin Humaid, Ibnu Mundzir, dan Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Abi Malik: Dulu istri-istri Rasulullah saw. keluar rumah untuk keperluan buang hajat. Pada waktu itu orang-orang munafik mengganggu dan menyakiti mereka. Ketika mereka ditegur, mereka menjawab, “Kami hanya mengganggu hamba sahaya saja.” Lalu turunlah ayat ini yang berisi perintah agar mereka berpakaian tertutup supaya berbeda dengan hamba sahaya.

Rasulullah saw. memerintahkan kami untuk keluar pada Hari Fitri dan Adha, baik gadis yang menginjak akil balig, wanita-wanita yang sedang haid, maupun wanita-wanita pingitan. Wanita yang sedang haid tetap meninggalkan shalat, namun mereka dapat menyaksikan kebaikan dan dakwah kaum Muslim. Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, salah seorang di antara kami ada yang tidak memiliki jilbab?” Rasulullah saw. menjawab, “Hendaklah saudarinya meminjamkan jilbabnya kepadanya.” (HR Muslim).

Banyak wanita muslim yang beralasan 'tidak siap' dalam memenuhi perintah Allah ini. Namun karena berjilbab (berhijab) adalah kewajiban dari Allah, maka tidak dibenarkan seorang wanita muslimah menyatakan dirinya tidak mantap atau belum siap ber-hijab. Karena sikap ini berarti mengambil sebagian perintah Allah dan mencampakkan yang lainnya. Padahal Allah berfirman :

‘Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan barangsiapa mendurhakai Allah dan rasul-Nya. Maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata [Qs.Al-Ahzab: 36]

Jadi, sudah jelas kan bahwa tidak ada tawar menawar bagi wanita muslim untuk melaksanakan perintah berjilbab. So, yang saat ini masih ragu untuk berjilbab yuk sama-sama belajar memakai jilbab agar kita semakin dekat dengan Allah ta'ala..

Semoga informasi ini dapat bermanfaat buat kita semua... dan mimin mergina mohon maaf jika ada yang kurang atau tidak sesuai dalam postingan ini yaa.. mimin juga masih belajar.. hehe

wassalamu'alaikum warohmatullahi wa barokatuh..

0 comments:

Post a Comment

 

MERGINA Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template